TIMETODAY.ID — Syahrini bukan hanya seorang penyanyi, melainkan juga simbol gaya hidup, glamor, dan suara perempuan yang penuh semangat. Namun sejak menikah dengan pengusaha Reino Barack pada 27 Februari 2019, kehidupannya perlahan bergeser. Dunia musik yang dulu digelutinya dengan penuh warna kini ia tinggalkan, demi memilih peran baru: istri dan ibu yang hadir penuh untuk keluarganya.
Sudah beberapa tahun sejak pelantun “Gubrak Gubrak Jeng Jeng Jeng” itu menetap di Singapura bersama sang suami. Ia tak lagi tampil di panggung musik, namun justru hadir dalam lingkup yang lebih intim, mendalam, dan sarat makna.
“Terima kasih suamiku, karena selalu ada untuk kami berdua,” tulis Syahrini dalam unggahan di Instagram pribadinya ,Minggu (18/5/2025). Kalimat itu singkat, tapi menggambarkan sepenuhnya fondasi hidup yang kini ia bangun—atas dasar cinta, dukungan, dan keberanian untuk menentukan jalan baru.
Pada Rabu (14/5), Syahrini muncul publik dalam sebuah momen istimewa: gala dinner Listen to Her Parole yang diadakan di Carlton Hotel, Cannes. Dalam acara tersebut, Syahrini menerima penghargaan dari UNESCO—badan PBB yang berfokus pada pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya—melalui platform yang merayakan kontribusi perempuan di bidang mode, seni, bisnis, teknologi, dan politik.
Tak hanya hadir sebagai tamu, Syahrini membawa pulang penghargaan yang memperkuat posisinya sebagai sosok berpengaruh di panggung internasional. Dalam penjelasannya, ia disebut sebagai “Harta Karun Nasional Indonesia” dan “Superstar Global” dengan jumlah pengikut mencapai 50 juta secara global.
“Saya persembahkan ini kepada semua perempuan di dunia. Penghargaan ini bukan sekadar kehormatan pribadi tapi mengenai hubungan antar manusia,” tulis Syahrini, menyentuh sisi emosional dari momen yang ia terima.
Lebih lanjut, ia menyoroti identitasnya sebagai perempuan Asia Tenggara dan muslimah yang membawa suara yang jarang terdengar dalam forum-forum global.
“Sebagai perempuan Asia Tenggara dan muslimah, saya membawa kisah yang jarang didengar. Iman saya menguatkan saya, budaya saya menguatkan saya, dan suara saya bergabung dengan banyak perempuan yang bangkit untuk mendefinisikan ulang apa yang mungkin,” katanya.
Tak lupa, ia menyampaikan pesan mendalam kepada perempuan di seluruh dunia: “Untuk setiap wanita yang mendengarkan: Impian kalian valid, jalan kalian berharga, dan suara kalian sangat berarti.”
Syahrini mungkin tak lagi menyanyi di atas panggung megah, namun kini ia menyuarakan hal-hal yang lebih besar dari sekadar nada dan irama: cinta, keyakinan, dan kekuatan perempuan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































