TIMETODAY.ID — Keberhasilan Doni Haryono di dunia voli internasional semakin memikat perhatian, setelah ia berhasil meraih gelar best outside hitter dalam turnamen Win Streak Volleyball Invitational (WSVI) 2025 di Taiwan.
Doni yang bermain untuk klub voli Thailand, Nakhon Ratchasima, tidak hanya sukses mengamankan penghargaan individu tersebut, tetapi juga berkontribusi besar membawa timnya meraih juara dalam ajang tersebut.
Pada final yang digelar pada Senin (5/5/2025), Nakhon Ratchasima sukses mengalahkan tim tuan rumah, Long An Construction, dengan skor meyakinkan 3-0 (25-21, 25-16, 25-19). Ini menjadi trofi kedua yang diraih Doni bersama klub tersebut setelah sebelumnya membantu Nakhon Ratchasima menjuarai Liga Voli Thailand musim ini.
Momen kebanggaan ini semakin lengkap dengan Doni yang angkat trofi juara Liga Voli Thailand setelah mengalahkan Diamon Food VC di final pada 9 Maret 2025 di Stadion Nonthaburi, Thailand.
Tim Indonesia Ikut Berpartisipasi
Menariknya, WSVI 2025 juga diikuti oleh perwakilan Indonesia, yaitu Jakarta Garuda Jaya, yang terdiri dari para pemain Timnas voli putra U21 Indonesia. Tim ini dipersiapkan sebagai bagian dari pelatnas menuju Kejuaraan Dunia Voli U21 2025 di China pada Agustus mendatang. Meski tidak mencapai hasil gemilang, dengan Jakarta Garuda Jaya finis di posisi terakhir, keikutsertaan mereka menjadi pengalaman berharga menjelang persiapan kejuaraan dunia.
Peringkat Akhir WSVI 2025
- Nakhon Ratchasima
- Long An Construction
- Korea Armed Forces
- Visakha VC
- Taichung Win Streak
- MBSA Pelican
- Hyundai Skywalkers
- Jakarta Garuda Jaya
Keinginan Bergabung dengan Liga Voli Korea Gagal
Selain prestasi di Taiwan, Doni juga sempat mendaftarkan diri sebagai pemain asing Asia di Liga Voli Korea musim depan, bersama rekan-rekannya seperti Dio Zulfikri, Farhan Halim, Rivan Nurmulki, dan lainnya.
Sayang, meskipun sudah mencoba peruntungan di Korea, seluruh pevoli Indonesia yang mendaftar, termasuk Doni, gagal mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan liga tersebut.
Hal ini tentu menjadi kekecewaan tersendiri, mengingat Megawati Hangestri adalah satu-satunya pevoli Indonesia yang tercatat dalam sejarah Liga Voli Korea, membela Red Sparks pada musim 2023/2024 dan 2024/2025. Musim depan, Megawati memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya dan kembali ke Indonesia untuk bersama keluarga.
Dengan perjalanan yang penuh liku ini, Doni Haryono tetap menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia voli, baik di level domestik maupun internasional, membanggakan Indonesia di panggung dunia voli.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































