TIMETODAY.ID — Libur Lebaran 2025 membawa semangat baru bagi para perantau yang akhirnya bisa kembali ke pangkuan keluarga. Tradisi tahunan ini tak sekadar tentang temu kangen atau silaturahmi—ada satu ritual yang seolah tak bisa dilewatkan: berburu oleh-oleh khas daerah.
Di Cirebon, aroma pulang kampung terasa lengkap dengan berburu makanan, minuman, dan batik khas yang menggoda. Kota yang dikenal sebagai persimpangan budaya ini pun menyambut para pemudik dan wisatawan dengan tangan terbuka, lengkap dengan deretan toko oleh-oleh yang ramai pengunjung.
Toko Daud: Magnet Para Pemburu Cita Rasa Otentik
Di Jalan Raya Kedawung, Desa Dawuan, berdiri Toko Oleh-Oleh Daud yang sudah lama menjadi jujugan para pemudik. Lokasinya strategis di jalur Pantura, membuat toko ini mudah ditemukan bahkan oleh pendatang baru.
Wiwin, pengelola toko, menyambut setiap pembeli dengan senyum hangat. Ia menyebutkan bahwa tape ketan menjadi primadona, khususnya saat Lebaran. “Kalau hari biasa kita jual sekitar 150 ember. Tapi pas Lebaran, bisa ribuan ember laku per hari,” ujarnya mengutip dari detikjabar.
Toko ini juga menjajakan sirup tjampolay legendaris, aneka kerupuk seperti kerupuk melarat dan kulit, hingga sambal jamblang dan bumbu empal gentong. Tidak ketinggalan, batik khas Cirebon juga tersedia sebagai oleh-oleh bergaya.
Batik Salma: Nuansa Tradisional dalam Lembaran Kain
Bergeser ke kawasan Trusmi, Batik Salma menanti para pencinta kain tradisional. Motif Mega Mendung dan Singa Barong jadi bintang di antara koleksi batik tulis, cap, hingga kombinasi yang dijajakan.
Di sini, proses pembuatan batik masih dijaga keasliannya. Para perajin bekerja dengan penuh dedikasi, mempertahankan teknik tradisional yang diwariskan lintas generasi. Selain kain, pengunjung juga bisa menemukan pakaian jadi, aksesori, hingga sepatu batik yang unik dan bernilai seni tinggi.
Pasar Kanoman: Sajian Rakyat, Harga Bersahabat
Bagi yang ingin belanja lebih hemat tapi tetap berkesan, Pasar Kanoman adalah surga oleh-oleh dengan sentuhan lokal yang kuat. Terletak di pusat kota, pasar ini menyajikan aneka makanan, batik, dan kerajinan tangan dengan harga yang bisa ditawar.
Mulai pukul dua dini hari, aktivitas di pasar ini sudah bergeliat. Pengunjung bebas mengeksplorasi jajanan khas hingga pernak-pernik rumah tangga sambil merasakan suasana khas pasar tradisional yang hidup.
Batik Trusmi: Jejak Batik Nusantara di Tanah Cirebon
Tak jauh dari Batik Salma, Batik Trusmi hadir sebagai pusat batik terbesar di kawasan ini. Koleksinya tak hanya terbatas pada motif khas Cirebon, tetapi juga mencakup batik dari berbagai daerah di Indonesia.
Mulai dari kain batik premium hingga gaun elegan, semuanya tersedia dalam satu tempat. Ditambah dengan oleh-oleh kuliner seperti kue kering dan manisan, tempat ini menjadi one-stop destination bagi para pemburu kenangan khas Lebaran.
Berkah Lebaran di Tanah Udang
Cirebon memang bukan sekadar tempat singgah. Kota ini menawarkan pengalaman Lebaran yang lengkap: dari hangatnya pelukan keluarga, aroma tape ketan yang menggoda, hingga kecantikan motif Mega Mendung yang tak lekang oleh waktu.
Jadi, jika liburan Lebaran ini membawamu ke Cirebon, jangan lupa sempatkan waktu untuk menjejakkan kaki di toko-toko oleh-oleh ini. Bawa pulang lebih dari sekadar barang—bawa cerita dan rasa yang akan dikenang sepanjang tahun.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































