Cerita Krisniatun, Pedagang Ayam Potong yang Kehilangan Kios Setelah 25 Tahun Berjualan

Krisniatun
Cerita Krisniatun, Pedagang Ayam Potong yang Kehilangan Kios Setelah 25 Tahun Berjualan. Foto : timetiday.id

TIMETODAY.ID, BOGORKrisniatun (54) menatap kosong kios kecilnya yang kini tinggal puing-puing di Jalan Merdeka, Bogor Tengah. Sudah sejak tahun 1999, ia menggantungkan hidup sebagai pedagang ayam potong di sana.

Namun, pada Kamis pagi (12/12/2024), semua berubah ketika petugas Satpol PP Kota Bogor datang untuk membongkar kios-kios yang dianggap tak berizin dan mengganggu ketertiban.

“Saya protes, saya sudah berdagang di sini sejak 1999,” ucap Krisniatun dengan mata berkaca-kaca.

Advertisement

Selama ini, ia rutin membayar sewa Rp 500 ribu per bulan kepada pemilik lahan, berharap bisa terus mencari nafkah untuk keluarganya.

Baca Juga :  Mahasiswa IPB Terapkan Metode CBT-Graph untuk ODGJ di Bogor

Pendapatan hariannya berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu, jumlah yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Namun, rencana relokasi yang ditawarkan pemerintah membuatnya was-was.

“Kalau dipindah, saya takut pendapatan saya turun. Pelanggan saya sudah tahu tempat saya di sini,” ujar Krisniatun dengan bibir bergetar.

Pembongkaran kios ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penertiban kawasan Jalan Merdeka yang disebut kumuh dan sering memicu kemacetan.

Baca Juga :  Menelusuri Harmoni Tradisi di Kampung Adat Cireundeu, Oase Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi

Satpol PP Kota Bogor menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menciptakan lingkungan yang lebih tertata. Namun, bagi Krisniatun dan pedagang lain, ini adalah pukulan berat.

Bagi Krisniatun, kios kecil itu bukan sekadar tempat berjualan. Di balik meja potong ayam, ia menyimpan cerita perjuangan panjang melawan kerasnya kehidupan.

Kini, ia hanya bisa berharap ada solusi yang adil untuk melanjutkan usahanya.

“Kalau kami terusir, kami harus mulai dari mana lagi?” tanyanya lirih. (Cr3)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel