Profil serta Perjalanan Karir Komang Teguh Trisnanda, Pencetak Gol Timnas Indonesia ke Gawang Australia

Komang Teguh Trisnanda
Komang Teguh Trisnanda. Foto : x.com (twitter)@BorneoSMR

TIMETODAY.ID – Nama Komang Teguh Trisnanda telah mencuri perhatian dalam dunia sepak bola Indonesia setelah penampilannya sebagai salah satu pahlawan Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 Qatar. Dengan sundulan pentingnya yang mengubah nasib, dia berhasil menyelamatkan tim dari kekalahan melawan Australia, menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang berbakat.

Namun, di balik sorotan internasional tersebut, terdapat sebuah perjalanan panjang dan penuh tantangan yang telah dilaluinya sejak masa kecil hingga saat ini, ketika dia bermain untuk Borneo FC Samarinda di Liga 1.

Lahir pada 28 April 2002 di Bangli, Bali, Komang Teguh Trisnanda adalah contoh nyata dari bakat alamiah yang dipadukan dengan ketekunan dalam meniti karier sepak bola.

Advertisement

Bakatnya dalam sepak bola telah tampak sejak usia dini, dan dia mulai mengembangkan kemampuannya di SSB Bintang Bali Centre sejak berusia 9 tahun, kemudian melanjutkan perjalanannya di SSB Putra Tresna Denpasar dan SSB Guntur Bali.

Perjalanan Komang Teguh semakin bersinar ketika dia bergabung dengan SKO Ragunan, Jakarta, sebuah lembaga penting dalam pembinaan bakat sepak bola Indonesia.

Baca Juga :  Jadwal Piala Asia U-23 2024: Indonesia vs Australia

Di sini, dia mulai menarik perhatian pelatih dan pencari bakat dengan kemampuan luar biasanya, meskipun belum bermain untuk klub profesional, namun jejaknya di lapangan sudah cukup menarik perhatian.

Karier internasionalnya dimulai sejak usia dini sebagai bagian dari Timnas Indonesia U-16 yang sukses di Piala Asia U-16 pada tahun 2017.

Keberhasilan ini membawanya tampil di Piala Dunia U-17 2018, memberikan pengalaman berharga dalam karier sepak bola mudanya.

Pada tahun 2020, dia memulai babak baru dalam karier klubnya dengan bergabung dengan Borneo FC Samarinda.

Meski memiliki kualitas yang tak kalah dengan pemain senior, dia sering terpinggirkan dan lebih sering menjadi pemain pengganti.

Meskipun jarang mendapatkan kesempatan bermain penuh, dia berhasil mencatat satu gol dengan rata-rata mencetak gol setiap 323 menit, menunjukkan efektivitasnya ketika mendapat kesempatan.

Dalam hal distribusi bola, dia menunjukkan keandalan dengan rata-rata 8.0 umpan akurat per pertandingan (78 persen), meskipun ketepatan umpan panjangnya sedikit di bawah rata-rata. Secara defensif, dia berhasil melakukan 1.5 intersepsi dan merebut bola sebanyak 3.1 kali per pertandingan.

Baca Juga :  Jelang Porprov Jabar 2026, PDBI Kota Bogor Gelar Kejuaraan Terbuka Festival Open Marching Band 2024

Meskipun ada dua kesalahan yang berujung pada peluang lawan, dia tetap tenang dalam menghadapi tekanan dengan hanya menerima dua kartu kuning selama musim ini.

Meskipun ada ruang untuk peningkatan dalam memenangkan duel dan duel udara, kontribusinya memberikan nilai tambah bagi timnya.

Meski mengalami kesulitan di klubnya, dia tetap menjadi andalan dalam skuad Timnas Indonesia U-23 di berbagai turnamen, seperti SEA Games 2023, menunjukkan kepiawaian di posisi bek tengah dan memberikan kontribusi besar dalam menciptakan clean sheet bagi timnya.

Perjalanan Komang Teguh Trisnanda merupakan contoh perjuangan seorang pemain sepak bola untuk mewujudkan mimpi dan meniti karier profesionalnya.

Dari Bali hingga ke lapangan internasional, perjalanan penuh tantangan ini telah membentuknya menjadi pemain yang tangguh dan andal.

Dengan bakat, ketekunan, dan dedikasi yang dimilikinya, dia siap mengukir prestasi lebih gemilang di masa depan. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

=========================================================