Hari Pertama Pembukaan KBM, HMI Langsung Gas Berantas Penyakit DBD

HMI
Hari Pertama Pembukaan KBM, HMI Langsung Gas Berantas Penyakit DBD. Foto : Ist.

TIMETODAY.ID –  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor menggelar Kemah Bakti Mahasiswa di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Jawa Barat. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Hari pertama kegiatan, HMI Kota Bogor turun langsung ke rumah warga bersama Bima Arya untuk melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk atau PSN. Mereka melakukan pemeriksaan jentik nyamuk yang meliputi kolam, bak kamar mandi, dispenser, lemari pendingin dan tempat lainnya.

Pj kesehatan KBM HMI ke-13, Nandi Misfaqul Athorid, menjelaskan upaya pemberantasan sarang nyamuk ini meliputi penyuluhan terhadap warga terkait tempat-tempat yang biasa dijadikan sarang nyamuk agar masyarakat aware atau menyadari terhadap bahaya penyakit DBD dan penyebabnya.

Advertisement
Baca Juga :  Diterjang Angin Kencang Belasan Bangunan di Ponorogo Porak Poranda

“Menurut Badan Meteorologi, klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa pada Februari 2024 menjadi puncak musim hujan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk menggiatkan 3M+ (menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas). Karena sangat efektif membunuh nyamuk dan jentiknya,” ujar Nandi dalam keteranganya.

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan Kota Bogor, sepanjang tahun 2024 sudah ada 4 anak meninggal dunia kerena penyakit DBD. Oleh karena itu Pj kesehatan KBM HMI ke-13 berupaya agar warga sekitar Kelurahan Mulyaharja bisa terhindar dari penyakit DBD.

Kasus DBD di Bogor, kata dia, paling banyak menyerang usia kelompok anak-anak. Menurutnya, hal itu disebabkan karena daya tahan tubuh yang berbeda dengan kelompok usia dewasa.

Baca Juga :  Kemah Bakti HMI Kota Bogor, Aksi Nyata Kontribusi Untuk Warga Mulyaharja

“Kalau kita lihat ini virus, dan kalau virus ini pasti berhubungannya dengan daya tahan tubuh, kalau daya tahan tubuhnya rendah itu akan lebih rentan. Jadi ada beberapa faktor resiko memang di anak-anak,” ucap Nandi.

Dengan kondisi ini, kata Nandi, pj kesehatan KBM HMI  akan menggalakan pencegahan DBD kembali untuk sosialisasi kepada masyarakat. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

=========================================================