Nah Loh WhatsApp dan Google Dikabarkan Bakal Bubar, Apa Penggantinya?

WhatsApp
Peserta mengambil gambar ponsel konsep AI gratis aplikasi Deutsche Telekom, pada Mobile World Congress (MWC) 2024 di Barcelona, Spanyol 26 Februari 2024.

TIMETODAY.ID – Perusahaan telekomunikasi terkemuka dari Jerman, Deutsche Telekom, menampilkan gagasan tentang smartphone masa depan yang sepenuhnya bergantung pada integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI).

Dengan konsep ini, pengguna tidak lagi perlu bergantung pada aplikasi untuk menjalankan aktivitas di ponsel.

Jika konsep ini menjadi kenyataan, maka aplikasi yang populer saat ini seperti WhatsApp, Google, Instagram, TikTok, dan sejenisnya akan menjadi tidak relevan dan tidak lagi diperlukan.

Advertisement

Saat ini, smartphone secara umum sangat bergantung pada aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi.

Tanpa aplikasi tersebut, pengguna tidak dapat melakukan berbagai aktivitas seperti berinteraksi melalui obrolan, menjelajahi media sosial, bermain game, atau menonton video dan film.

Baca Juga :  Cara Buat Stiker WhatsApp Langsung di Aplikasi, Berikut Langkah-langkahnya!

Deutsche Telekom mengungkapkan bahwa konsep smartphone masa depan yang mereka sebut sebagai ‘T-Phone’ tidak akan memiliki aplikasi sama sekali. Hal ini menjadi mungkin berkat kerja sama dengan perusahaan chip Qualcomm dan Brain.

Di masa mendatang, semua kebutuhan pengguna yang saat ini diakomodasi oleh aplikasi akan ditangani oleh sistem AI yang canggih.

“Dalam 5-10 tahun ke depan, saya yakin tidak akan ada lagi orang yang menggunakan aplikasi,” ujar CEO Tim Hoettges dalam presentasinya di ajang MWC 2024 di Barcelona, Spanyol, seperti yang dilaporkan oleh Reuters, Selasa (27/2/2024).

Hanya dengan menggunakan perintah kepada AI, ponsel akan memberikan rekomendasi untuk perjalanan, produk belanja, mengirim gambar dan video ke kontak, dan sebagainya.

Baca Juga :  Ketahui Cara Rekam Panggilan Whatsapp di Ponsel Android dan iPhone

“Pameran ini menunjukkan keyakinan Deutsche Telekom terhadap potensi besar model bahasa besar (LLM) yang akan segera diintegrasikan ke dalam perangkat mobile. Hal ini diharapkan akan meningkatkan dan menyederhanakan kehidupan para pelanggan,” kata perusahaan tersebut.

Perusahaan telekomunikasi dan teknologi lainnya turut memamerkan inovasi berbasis AI di MWC 2024, dengan harapan bahwa AI dapat mendorong pertumbuhan bisnis teknologi yang cenderung lesu dalam beberapa tahun terakhir. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

=========================================================