Raffi Abdullah Dwinov Resmi Terpilih Sebagai Ketua OSIS SMK Plus PGRI 1 Cibinong Periode 2024-2025

SMK Plus PGRI 1 Cibinong
Foto : Ilustrasi.

TIMETODAY.ID – Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK Plus PGRI 1 Cibinong, Bogor, Jawa Barat sukses digelar, Senin (5/2/2024).

Proses demokratis ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk menentukan pemimpin baru yang akan mewakili mereka dalam mengemban berbagai tanggung jawab di lingkungan sekolah.

Proses pemilihan ketua OSIS kali ini dilakukan dengan penuh semangat dan antusiasme. Peserta pemilihan terdiri dari siswa-siswi dari berbagai kelas yang mencalonkan diri untuk menjadi pemimpin di tingkat sekolah menengah kejuruan tersebut.

Advertisement

Mereka menyampaikan visi dan misi mereka dalam rangka memberikan kontribusi positif bagi kemajuan sekolah dan kesejahteraan rekan-rekan sekelas.

Adapun calon ketua OSIS yang berpartisipasi dalam pemilihan kali ini menyoroti berbagai isu penting.

Baca Juga :  Guru Kolonial Vs Siswa Milenial

Setiap calon berusaha meyakinkan rekan-rekannya bahwa mereka memiliki kemampuan dan tekad untuk menjalankan tugas-tugas tersebut.

Pemilihan ketua OSIS diwarnai oleh suasana kekeluargaan dan kebersamaan. Para siswa aktif memberikan dukungan kepada calon-calon yang mereka yakini dapat mewakili aspirasi dan kepentingan mereka.

Selain itu, panitia pemilihan juga telah melibatkan seluruh siswa dalam proses ini dengan memberikan kesempatan untuk memberikan pertanyaan atau saran kepada calon ketua OSIS.

Pada akhirnya, setelah melalui proses pemilihan yang transparan dan demokratis, Raffi Abdullah Dwinov dari kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) 1 terpilih sebagai Ketua OSIS SMK Plus PGRI 1 Cibinong periode 2024-2025 dengan raihan sebanyak 600 suara.

Baca Juga :  Para Peserta MTQ Berprestasi Diharapkan Mampu Menggemakan Al-Qur'an dan Syiar Islam 

Kepala sekolah (Kepsek) SMK Plus PGRI 1 Cibinong, H Ali Gozali mengungkapkan bahwa pemilihan ketua OSIS ini tidak hanya sekadar proses pemilihan, tetapi juga merupakan upaya membangun kepemimpinan di kalangan siswa, melatih tanggung jawab, dan meningkatkan rasa memiliki terhadap sekolah.

“Seluruh warga sekolah hadir untuk mengeluarkan hak memilihnya masing-masing, diharapkan, mereka agar memilih dengan hati nurani dan tidak mengikuti orang lain agar menjadi orang yang memiliki pendirian,” ungkap Ali. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

=========================================================