BPOM Tarik 43 Produk Kosmetik Ilegal, Berikut Daftarnya

43 produk kosmetik ilegal
Ilustrasi/freepik.com

TIMETODAY.IDBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan penarikan 43 produk kosmetik ilegal dari luar negeri yang mengandung zat pemicu kanker.

Tindakan ini dilaksanakan dalam rentang waktu September 2022 hingga Oktober 2023.

Pejabat Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPOM RI, L. Rizka Andalucia, menyampaikan bahwa penarikan produk berbahaya ini merujuk pada temuan dari laporan berbagai otoritas pengawas obat dan makanan di ASEAN, melalui Post Market Alert System/PMAS di Brunei Darusalam, Malaysia, Myanmar, Thailand, dan Singapura.

Advertisement

Selain itu, BPOM juga merespons informasi dari otoritas serupa di Amerika Serikat, Kanada, dan Hong Kong.

Rizka menjelaskan bahwa dari laporan tersebut, teridentifikasi sebanyak 143 item obat tradisional dan suplemen kesehatan mengandung bahan kimia obat (BKO), serta 43 item kosmetik mengandung bahan yang dilarang atau berbahaya. Produk-produk ini tidak terdaftar di Indonesia, namun BPOM menemukan beberapa produk tersebut beredar di pasaran.

BPOM telah mengambil langkah tegas dengan menertibkan fasilitas produksi, distribusi, dan penjualan ritel melalui Balai Besar/Balai/Loka POM di seluruh Indonesia.

Sanksi administratif diberlakukan, termasuk perintah penarikan produk dari peredaran untuk dimusnahkan, pelaporan, dan pemastian efektivitas penarikan kepada BPOM. Selanjutnya, dilakukan pencabutan izin edar untuk produk yang terdaftar di BPOM.

Organisasi ini terus meningkatkan intensitas pengawasan dan tindakan penindakan guna memberantas peredaran obat tradisional BKO dan kosmetik berbahaya secara lebih optimal.

Kolaborasi bersama pemangku kepentingan lain, seperti Kepolisian RI, kejaksaan, pengadilan, kementerian teknis terkait, asosiasi pelaku usaha, asosiasi profesi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan media, menjadi salah satu strategi yang ditempuh.

Plt. Kepala BPOM berharap bahwa melalui upaya ini, hanya produk obat tradisional, suplemen kesehatan, dan kosmetik yang aman, bermanfaat, dan bermutu yang dapat beredar.

Baca Juga :  Bupati Tidak Beri Perintah, Disinyalir Ade Yasin Dizolimi

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

Berikut adalah daftar 43 produk kosmetik ilegal yang telah ditarik oleh BPOM.

  1. Aidabeauty Eye Shadow Pure Mineral Artist Palette 15 Colors (Pewarna merah K10), asal Thailand.
  2. Aifubao Whitening Red Ginseng Whitening and Anti-Freckle Trial Pack (Night Cream mengandung merkuri) asal Myanmar.
  3. Airee Beautycare Night Cream mengandung merkuri asal Malaysia.
  4. Alessia – Whitening Night Cream mengandung merkuri, asal Myanmar.
  5. Anylady Eyeshadow Palette Sweet Strawberry (04) mengandung pewarna merah K10, asal Thailand.
  6. Armila Beauty Kak Ell Pigment Booster mengandung betamethasone 17-valerate, dari Malaysia.
  7. BL Ledehh Day Cream 1 mengandung asam retinoat dan Hidrokuinon, asal Malaysia.
  8. BL Ledehh Day Cream 2 mengandung merkuri, dari Malaysia.
  9. BL Ledehh Night Cream mengandung merkuri, dari Malaysia.
  10. Caiyilin (Bird’s Nest) Herb Whitening Night Cream mengandung merkuri, dari Myanmar.
  11. Clemira Care Cream mengandung Miconazole, dari Malaysia.
  12. Collagen Plus Vit E – Day & Night Cream mengandung merkuri, dari Brunei Darussalam.
  13. Flashhskinzz Moist Sunscreen mengandung merkuri, dari Malaysia.
  14. Flashhskinzz Night Cream mengandung hidrokuinon, dari Malaysia.
  15. For U Night Cream mengandung asam retinoat, hidrokuinon, dan betamethasone 17-valerate, asal Malaysia.
  16. GIMMICK Whitening Day & Night Cream mengandung merkuri, dari Thailand.
  17. Hunchibeauty – Lipstick & Lipgloss (2 in 1) (No.17) mengandung ewarna merah K10, dari Myanmar
  18. Karisma Preventing Day Cream mengandung merkuri, asal Malaysia.
  19. Kiss Beauty Cherry Lipgloss (06) mengandung pewarna merah K10, asal Thailand.
  20. Kiss Mophy Soft Eye Shadow – 01 mengandung pewarna merah K10, asal Thailand.
  21. L’ Chear Makeup Kit Colorful Kandungan bahan berbahaya mengandung pewarna merah K10, asal Thailand.
  22. L’ Chear Makeup Kit Colorful Charming (No.1) mengandung pewarna merah K10, asal Thailand.
  23. L’ Chear Makeup Kit Colorful Charming (No.2) mengandung pewarna merah K10, asal Thailand.
  24. Lalcume Excellent Day Cream LD – 402 mengandung merkuri, asal Myanmar.
  25. Lalcume Excellent Night Cream LN- 403 mengandung merkuri, asal Myanmar.
  26. Mielle Professional Blondie Anne Treatment Color Cream 9NY (Navy) mengandung bahan berbahaya m-Phenylenediamine, asal Thailand.
  27. Mmeilaiya Eye Shadow Shine Color mengandung bahan berbahaya pewarna merah K10, dari Thailand.
  28. P.Y. Facial Skin Cream mengandung bahan berbahaya Merkuri dan Betamethasone 17 dari Thailand.
  29. Q’Care White mengandung Merkuri dan Betamethasone 17-valerate, dari Thailand.
  30. Q’Care White mengandung Hidrokuinon dan Betamathasone 17-valerate, dari Thailand.
  31. Rissa Skin – Skin Moisturiser mengandung Asam retinoat, dari Brunei Darussalam.
  32. Rissa Skin Moisturise mengandung Asam retinoat, Hidrokuinon, dan Betamethasone 17-valerate, dari Malaysia.
  33. Seedbee Water Coloring Brown mengandung o-Aminophenol, dari Thailand.
  34. Seedbee Water Coloring Medium Brown mengandung o-Aminophenol, dari Thailand.
  35. Serene Treatment Cream mengandung merkuri, dari Malaysia.
  36. SL Two Kunyit mengandung Merkuri dan Betamethasone 17-valerate, dari Malaysia.
  37. SL Two Sarang Burung mengandung Asam retinoat, Hidrokuinon, dan Betamethasone 17-valerate, dari Malaysia.
  38. Tati Skincare Beaute Nite Cream mengandung Merkuri dan Betamethasone 17- valerate, dari Malaysia.
  39. Tati Skincare Beaute Treatment Cream mengandung Asam retinoat, Hidrokuinon, dan Betamethasone 17-valerate, dari Malaysia.
  40. Tempias Hawa Master Recovery Skin Rskin mengandung merkuri, dari Malaysia.
  41. Toot Dodo Lip Cheek Dual Purpose (No 3) mengandung pewarna merah K10, dari Thailand.
  42. Toot Dodo Lip Cheek Dual Purpose (No 6) mengandung pewarna merah K10, dari Thailand.
  43. Vongee / Eyeshadow Palette mengandung pewarna merah K10, dari Thailand. ***
Baca Juga :  Waspada Gejalanya Penyakit Empty Sella Syndrome

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

=========================================================