PKJN-RSJMM
Foto bersama dan penyerahan Majalah Kesehatan "Dholphin" PKJN-RSJMM kepada pimpinan Yayasan Dompet Duafa Bidang Program Sosial Ciputat Tangsel Banten. Foto : Istimewa.

TIMETODAY.ID, TANGERANG – Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RSJ.Dr.H. Marzoeki Mahdi (PKJN-RSJMM) Bogor dan Dompet Du’afa sepakat memandirikan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) pasca rawat yang telah dinyatakan pulih dan stabil di masyarakat dengan melatih produktivitasnya melalui berbagai keterampilan kerja.

Itu dilakukan agar ODGJ bisa lebih berharga di mata masyarakat. Mereka (ODGJ) yang sudah produktif dilingkungannya akan didorong untuk lebih berkembang lagi, sehingga dapat mandiri dan lambat laun stigma negatif terhadap ODGJ sebagai orang yang tidak berguna dan meresahkan masyarakat akan terkikis sedikit demi sedikit.

Hal tersebut terungkap saat digelarnya kegiatan Advokasi Kesehatan Jiwa di Kantor Dompet Dua’fa yang berlokasi Komplek Perkantoran Ciputat Indah Permai Jl.Ir.H. Juanda No.50 Blok C.28-28 Kel.Pisangan Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten, belum lama ini.

Advertisement
Baca Juga :  Polda Sulteng Bentuk Tim Penyelidikan Soal Meledaknya Tungku PT ITSS

Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) PKJN-RSJMM, yang dipimpin oleh I Ketut Sudiatmika, yang juga menjabat Kepala Instalasi PKRS PKJN-RSJMM, menyambangi Yayasan Dompet Duafa Bidang Program Sosial yang sudah bersinergi sebelumnya dengan beberapa kegiatan seperti, advokasi kesehatan, pemeriksaan dan evakuasi masal ODGJ berat, pendampingan psikiater dan edukasi kesehatan jiwa, dan lainnya.

PJ Program Lintas sektor, Iyep Yudiana yang didampingi oleh Yosua AS, sebagai Pekerja Sosial Medik, menyampaikan beberapa hal terkait penanganan ODGJ pasca rawat PKJN-RSJMM.

“Penemuan kasus dan rujukan ODGJ ke RSJMM semakin meningkat, seiring gencarnya promosi kesehatan yang kami lakukan, namun penanganan ODGJ paska rawat di masyarakat masih kendor, sehingga banyak ODGJ yang kembali kambuh. Kami ingin agar ODGJ bukan hanya pulih di RSJMM, tapi bisa produktif dan mandiri di masyarakat,” terang Iyep dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga :  PKJN RSJMM Bogor Gandeng Mahasiswa KKNT IPB University Periksa 19 Balita Stunting

Sementara itu, pimpinan Dompet Duafa Hendra dan Awaludin, menyambut baik dan menyampaikan kesiapanya untuk mendukung kegiatan PKJN-RSJMM.

“Kami siap mendukung peningkatan produktivitas ODGJ sesuai kebutuhan, bisa dilaksanakan di kami atau di masyarakat dan kami siap merespon apa yang RSJMM rencanakan untuk kemandirian ODGJ di masyarakat,” ungkap Hendra.

Dengan penuh keakraban, diskusipun diakhiri dengan kesepakatan untuk sama-sama mengikis stigma negatif terhadap ODGJ di mata masyarakat. Sehingga citra ODGJ sebagai orang yang dianggap meresahkan masyarakat, lambat laun akan berubah dan bisa setara antara pandangan dan perlakuan masyarakat terhadap ODGJ seperti kepada penyakit lainnya.

=========================================================