TIMETODAY.ID, JAKARTA — Meski sudah menyandang status sirkuit berkelas dunia, Sirkuit Mandalika belum bisa menggelar semua jenis ajang balap, khususnya untuk kategori roda empat. Ada sejumlah standar teknis dan keselamatan yang masih harus dipenuhi.
Saat ini, Mandalika mengantongi lisensi Grade 3 dari Fédération Internationale de l’Automobile. Dengan level tersebut, sirkuit ini baru bisa menggelar balapan skala nasional hingga regional, termasuk ajang seperti Asian Le Mans Series dan GT World Challenge Asia.
Untuk bisa naik ke level lebih tinggi, yakni Grade 2 atau bahkan Grade 1—yang menjadi syarat utama menggelar balapan bergengsi seperti Formula One—Mandalika perlu melakukan sejumlah peningkatan, terutama pada aspek keselamatan lintasan.
Secara sederhana, klasifikasi grade sirkuit memang berkaitan dengan rasio bobot dan tenaga mobil. Namun dalam praktiknya, proses homologasi jauh lebih kompleks. Standar keamanan menjadi faktor utama, mulai dari desain run-off area (area penyelamatan saat kecelakaan), kualitas barrier, hingga spesifikasi aspal.
Semakin tinggi level balapan, semakin besar pula tuntutan keamanan yang harus dipenuhi. Hal ini penting mengingat mobil di kelas atas memiliki tenaga besar dan kecepatan ekstrem, sehingga risiko kecelakaan juga lebih tinggi.
Direktur Utama MGPA, Prandhi Satria, menyebut capaian Mandalika saat ini merupakan hasil kerja panjang berbagai pihak. Meski begitu, pengembangan tetap akan dilakukan sesuai kebutuhan event yang ingin digelar.
“Capaian ini patut disyukuri. Tapi kami juga terus berupaya meningkatkan standar sirkuit agar bisa mengakomodasi lebih banyak ajang balap internasional ke depannya,” ujarnya.
Menariknya, untuk balapan roda dua, Mandalika justru sudah mengantongi lisensi tertinggi dari Fédération Internationale de Motocyclisme, yakni Grade A. Namun, standar untuk balap motor dan mobil memang berbeda, sehingga tidak otomatis setara.
Fenomena ini juga terjadi di beberapa sirkuit dunia lain seperti Phillip Island Circuit dan Sachsenring, yang unggul di balap motor tetapi belum tentu memenuhi standar tertinggi untuk balap mobil.
Dengan segala potensi yang dimiliki, Mandalika masih punya jalan untuk naik kelas. Namun satu hal jelas—menuju panggung balap mobil tertinggi dunia bukan hanya soal megahnya sirkuit, tapi juga soal detail keselamatan yang tak bisa ditawar.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































