Gibran Kunjungi Yahukimo, Menko Polkam Pastikan Situasi Aman dan Terkendali

Gibran
Djamari Chaniago selaku Menko Polkam saat mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan ke Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa, 21 April 2026. Foto: BPMI Setwapres

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kunjungan Gibran Rakabuming Raka ke wilayah timur Indonesia menjadi penegas kehadiran negara di tengah dinamika Papua. Dalam lawatannya ke Yahukimo, Selasa (21/4/2026), pemerintah memastikan kondisi keamanan daerah tersebut secara umum tetap terkendali.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, yang turut mendampingi, menyebut situasi di lapangan relatif aman meski aparat tetap siaga. Ia menegaskan, langkah pengamanan terus dilakukan secara terukur guna menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat.

“Situasi secara umum aman dan terkendali. Aparat terus melakukan langkah-langkah terukur untuk memastikan stabilitas wilayah,” ujar Djamari.

Advertisement

Kunjungan ini sekaligus menunaikan rencana yang sempat tertunda. Sebelumnya, Wakil Presiden dijadwalkan datang ke Yahukimo pada awal tahun, namun harus dibatalkan karena adanya agenda kenegaraan mendesak di Jakarta.

Baca Juga :  Trump dan Putin akan Bertemu di Alaska, Harapan Damai di Tengah Perang

“Memang hari ini Pak Wapres memenuhi janjinya untuk datang ke Yahukimo. Beberapa waktu lalu beliau sempat merencanakan, tetapi tertunda karena harus kembali ke Jakarta untuk urusan mendesak,” lanjutnya.

Di balik kunjungan tersebut, tersimpan pesan yang lebih luas. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa pembangunan di Papua berjalan beriringan dengan upaya menjaga keamanan. Menurut Djamari, kehadiran TNI dan Polri menjadi bagian penting dalam memastikan roda pembangunan tidak terhambat.

Baca Juga :  Jeje Raih Tiga Trofi di Reli Dakar, Ukir Sejarah bagi Indonesia

“Karena dengan keamanan yang terjaga, pembangunan nasional bisa berjalan dengan baik. TNI dan Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, upaya pengamanan tidak bersifat sementara, melainkan dilakukan secara berkelanjutan hingga program pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Upaya itu sudah dilakukan, sedang dilakukan, dan akan terus dilaksanakan sampai pembangunan berjalan optimal untuk kepentingan masyarakat,” tutup Djamari.

Kunjungan ini menjadi gambaran bahwa stabilitas keamanan masih menjadi fondasi utama dalam mendorong percepatan pembangunan di Papua, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini menghadapi tantangan geografis dan sosial.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel