Ratusan Jamaah Padati Salat Jumat Perdana di Masjid Raya Nurul Wathon Cibinong

Masjid Raya Nurul Wathon
Berikut beberapa alternatif keterangan foto dengan gaya Kompas: Pilihan 1 (Deskriptif-Informatif): Ratusan jamaah memadati ruang utama Masjid Raya Nurul Wathon, Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, saat salat Jumat perdana, Jumat (26/12/2025). Masjid dengan arsitektur megah ini resmi beroperasi dan akan dijadikan pusat layanan haji Kabupaten Bogor. Foto : timetoday.id/Amelia Azizah

TIMETODAY.ID, BOGORMasjid Raya Nurul Wathon di kawasan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat resmi menggelar salat Jumat berjamaah untuk pertama kalinya, Jumat (26/12/2025). Ratusan warga dari berbagai penjuru Cibinong dan sekitarnya memadati masjid megah tersebut, menandai momen bersejarah bagi umat Islam di wilayah tersebut.

Antusiasme jamaah terlihat sejak pagi hari. Fauzi (48), warga Sukahati, mengaku baru mengetahui informasi pembukaan salat Jumat dari unggahan media sosial pada pukul 10.30. Tanpa berpikir panjang, ia langsung bergegas menuju masjid bersama temannya.

“Justru saya excited. Tadi saya baru lihat di Instagram jam setengah 11 kalau hari ini ada pembukaan jumatan. Jadi saya langsung ke sini, ajak teman saya yang orang Pakansari,” tutur Fauzi.

Advertisement

Selama ini, Fauzi biasa menunaikan salat Jumat di masjid dekat rumahnya. Namun, kemegahan Masjid Raya Nurul Wathon membuatnya terkesan. Bangunan yang representatif itu dinilainya sebagai kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Gara-gara Tolak Bayar THR Guru, Orang Tua Murid di Bogor Dikeluarkan dari Grup WhatsApp

“Luar biasa, bangga ya kita punya masjid yang memang megah dan mewah di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Kehadiran masjid ini makin bermakna dengan rencana Pemerintah Kabupaten Bogor menjadikannya sebagai pusat layanan haji. Fauzi menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, lokasi masjid yang luas dan mudah diakses akan memudahkan jamaah, berbeda dengan lokasi sebelumnya di kantor pemda yang terbatas area parkirnya.

“Bahkan yang sebelumnya kan di Pemda, untuk parkirnya itu agak sempit. Tapi kalau di sini kan sangat luas, lebih representatif kalau menurut saya,” katanya.

Di tengah kekagumannya, Fauzi juga menitipkan harapan kepada pemerintah dan pengelola masjid. Ia mengingatkan pentingnya perawatan rutin agar kondisi bangunan tetap prima dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Wabup Bogor Apresiasi Musabaqah Azan Nasional sebagai Momentum Syiar Islam

“Kemudian perawatan. Kita kadang-kadang pembangunan bagus, tapi perawatannya saya pikir kurang. Saya lihat ada beberapa masjid yang penting kondisinya stabil,” tegasnya.

Meski pembangunan Masjid Raya Nurul Wathon belum sepenuhnya rampung, Fauzi optimis. Ia percaya penanganan proyek ini berada di tangan orang-orang yang kompeten di bidangnya.

“Saya rasa ini sudah ditangani oleh orang yang kompeten di bidangnya, insyaallah aman,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan di masjid ini belum usai. Pemkab Bogor akan menggelar doa bersama akhir tahun 2025 setelah salat Asar di lokasi yang sama. Acara tersebut rencananya menghadirkan penceramah nasional Gus Miftah sebagai momentum refleksi dan muhasabah mengakhiri tahun.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel