Tes DNA Jawab Misteri Hilangnya Korban Longsor Megamendung

longsor
Petugas gabungan melakukan pencarian terhadap korban longsor di Megamendung, Sabtu (05/07/2025). Foto : BPBD Kabupaten Bogor.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Kepastian identitas jenazah yang ditemukan mengambang di Sungai Ciliwung, Jakarta Selatan, menutup pencarian panjang OS. Pria berusia 42 tahun itu sebelumnya hilang setelah tertimbun longsor di Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/7/2025).

Hasil pemeriksaan DNA memastikan bahwa jasad yang ditemukan merupakan OS. Kabar itu dibenarkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani.

Baca Juga :  Pencarian Korban Longsor Puncak Dihentikan, BPBD Tunggu Hasil Tes DNA Jenazah Kalibata

“Iya betul,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Kamis (4/9/2025).

Advertisement

Proses pencarian Oden memakan waktu hampir dua bulan. Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, kepolisian, TNI, dan relawan berjibaku menelusuri aliran sungai dan wilayah sekitar lokasi longsor. Namun upaya itu tak mudah. Medan yang curam, hujan yang kerap turun, serta derasnya aliran sungai kerap menghentikan operasi.

Sejak awal, dugaan kuat muncul bahwa tubuh OS terbawa arus Sungai Ciesek, anak Sungai Ciliwung. Dugaan itu terbukti setelah jenazahnya ditemukan di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Jarak yang ditempuh aliran air menunjukkan betapa derasnya arus saat bencana terjadi.

Baca Juga :  Misteri Kematian Pengemudi Ojol di Bekasi: Jasad Ditemukan Terbungkus Tikar

Sehari-hari, OS dikenal sebagai sopir pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia kerap mengisi waktu luang dengan memancing. Aktivitas sederhana itulah justru menjadi awal dari tragedi.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel