
TIMETODAY.ID, BOGOR – Perwira Unit Reserse Kriminal (Panit Reskrim) Polsek Gunung Putri, Ipda Rudolf L membeberkan kronologi peristiwa dugaan tawuran antar kelompok di Kampung Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (10/7/2025) sekitar pukul 03.50 WIB yang melibatkan MA (16). Korban mengalami luka serius dibeberapa anggota tubuh.
Menurutnya, kejadian bermula ketika MA dijemput dua rekannya, yakni I dan A, untuk bergabung dengan kelompok yang akan melakukan aksi tawuran. Saat bentrokan berlangsung, MA terkena sabetan senjata tajam oleh kelompok lawan.
“Korban mengalami luka di bagian tangan dan kepala belakang. Saat ini dirawat di RS Thamrin Cileungsi,” kata Ipda Rudolf, Jumat (11/7/2025).
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi. Pihak kepolisian juga telah mengarahkan keluarga korban untuk membuat laporan resmi.
“Saat ini kami masih mendalami identitas pelaku pembacokan dan motif di balik aksi tawuran tersebut,” tambah Rudolf.
Dikabarkan sebelumnya, seorang pria asal Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, mengalami luka serius akibat tawuran yang terjadi di Jalan Alternatif Cileungsi–Cibubur, Kamis (10/7/2025) sekitar pukul 02.30 WIB.
Panit Reskrim Polsek Gunung Putri, Ipda Rudolf L. Pasaribu, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menegaskan, insiden itu bukan aksi gengster sebagaimana yang ramai diberitakan di media sosial, melainkan bentrokan antar kelompok pemuda dari dua desa.
“Kronologi tepatnya belum pasti. Yang jelas, dari informasi keluarga, itu tawuran antara anak-anak Nagrak dan anak-anak Cikeas. Bukan gengster, hanya tawuran anak-anak tanggung, sekitar jam 2 malam,” kata Rudolf dikonfirmasi, Jumat (11/7/2025).
Menurut Rudolf, korban merupakan warga Desa Nagrak, sedangkan kelompok lawannya berasal dari Desa Cikeas.
“Saya lihat di media sosial disebut gengster, padahal itu tawuran anak muda Desa Nagrak dan anak muda Desa Cikeas. Korbannya anak Nagrak, lawannya anak Cikeas,” ujarnya.
Editor : B. Supriyadi
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel




































