Moo Deng Rayakan Ulang Tahun Pertama, Fans Datang dari 3 Benua

Moo Deng
Moo Deng berdiri di samping induknya, Jona, di Kebun Binatang Khao Kheow, Chonburi, 15 September 2024.
TIMETODAY.ID — Seekor bayi kuda nil kerdil bernama Moo Deng menjadi magnet ribuan orang dari berbagai penjuru dunia. Kamis (10/7) kemarin, Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow di Thailand berubah bak lautan manusia. Semua datang untuk satu alasan: merayakan ulang tahun pertama sang bintang.
Sejak fajar, antrean panjang tampak mengular. Anak-anak di bawah 12 tahun masuk gratis, membuat suasana makin meriah. Balon, poster, hingga topi ulang tahun bertebaran di tengah ribuan pengunjung yang rela berdesakan hanya demi melihat sang idola berendam santai di kolamnya.
Terbang 30 Jam Demi ‘Moo Deng’
Tak sedikit yang menempuh jarak ribuan kilometer demi Moo Deng. Molly Swindall, misalnya, datang jauh-jauh dari New York, Amerika Serikat, hanya untuk merayakan ulang tahun sang kuda nil.
“Saya sangat menyukainya dan memutuskan, ‘Saya punya tiga atau empat hari libur kerja. Saya bisa terbang ke Thailand.’ Saya hanya akan berada di sana sekitar 30 jam, tapi itu cukup untuk melihat Moo Deng. Dan itulah yang saya lakukan,” kata Swindall, dikutip CBS News.
Moo Deng sendiri tampak cuek dengan kerumunan penggemarnya. Saat ribuan pasang mata menatap, ia tetap tenang berendam di kolam di samping induknya, Jona. Sementara di pinggir pagar, para penggemar bernyanyi Happy Birthday sambil menyorotkan kamera.
Bukan kue tart manis, Moo Deng mendapat kue ulang tahun spesial berbahan buah dan sayuran segar. Bahkan kue itu sampai dilelang hak sponsorinya dan laku seharga 100.000 baht—sekitar Rp45 juta.
‘Dia Vitamin Saya!’
Tak hanya Molly, ada pula Thea Chavez yang datang jauh-jauh dari Houston, Texas. Baginya, Moo Deng bukan sekadar hewan lucu di kebun binatang.
“Moo Deng adalah pil kebahagiaan saya, dia adalah pil energi saya, pil penyembuh saya. Dia vitamin saya!” ungkap Chavez antusias.
Jennifer Tang dari Malaysia pun tak mau kalah. Ia mencondongkan tubuh ke kandang, berusaha mengabadikan momen terbaik Moo Deng.
“Dia membuat saya bahagia. Kapan pun saya stres di kantor, saya membuka foto-foto Moo Deng,” ujar Tang. “Jadi seluruh kantor saya tahu saya di sini. Mereka bahkan mengizinkan saya libur seminggu,” tambahnya sambil tertawa.
Daging Babi Melenting
Nama Moo Deng punya kisah unik. Dalam bahasa Thailand, Moo Deng berarti ‘daging babi melenting’. Nama itu dipilih penggemar lewat jajak pendapat online. Nama ini juga senada dengan nama saudara-saudaranya di kebun binatang: Moo Toon (babi rebus), Moo Waan (babi manis), dan Kha Moo (kaki babi rebus).
Penjaganya, Atthapon Nundee, punya andil besar di balik ketenaran sang kuda nil. Dialah yang rajin mengunggah video Moo Deng menggeliat, bermain, dan menggemaskan di media sosial—membuat jutaan orang jatuh hati.
Lebih dari Sekadar Ikon Viral
Direktur Kebun Binatang Khao Kheow, Narongwit Chodchoy, mengungkapkan bahwa popularitas Moo Deng mendongkrak kunjungan ke kebun binatang yang menampung lebih dari 2.000 hewan di lahan seluas 800 hektare itu.
Meski pengunjung kini turun dibanding masa puncak ketenaran Moo Deng, Narongwit melihat hal positif dari kehadiran bayi kuda nil ini.
“Moo Deng adalah representasi dari semua hewan liar, dan dia membantu semua orang memahami peran kebun binatang. Dia berbicara untuk semua hewan yang hampir punah, dan mengalihkan perhatian orang-orang pada konservasi mereka,” katanya.
Bagi ribuan penggemarnya, Moo Deng bukan sekadar satwa di balik pagar. Ia adalah vitamin bahagia yang menenangkan di tengah hari-hari penat.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Jelajahi Pulau Tidung, Ikon Wisata Kepulauan Seribu yang Penuh Edukasi Lingkungan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel