TIMETODAY.ID, BOGOR – Setiap tahun, semilir angin Iduladha selalu membawa harum kebersamaan bagi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor. Momen ini bukan sekadar penanda hari raya, melainkan sebuah “pelabuhan hati” tempat silaturahmi para pemburu berita berlabuh, mengikat kembali tali persaudaraan yang mungkin renggang oleh derasnya arus deadline. Lebih dari itu, Iduladha menjelma “cermin keikhlasan”, di mana semangat berbagi mengalir deras, membasuh jiwa untuk peduli sesama.
“Alhamdulillah tahun ini kami menyembelih delapan ekor kambing dan akan kami salurkan kepada wartawan dan warga sekitar,” tutur Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, yang akrab disapa Aldho, Sabtu (7/6/2025).
Angka delapan, menurut Aldho, bukan sekadar deretan digit. Ia adalah “simbol tak berujung” dari solidaritas dan kolaborasi yang tak pernah putus, seolah membentuk lingkaran abadi kebaikan. Tahun ini, kepercayaan publik terhadap PWI Kota Bogor kian “bersemi mekar”, terbukti dari makin banyaknya amanah hewan kurban yang dipercayakan kepada mereka.
“Ini bukan hanya tentang penyembelihan hewan qurban, tapi wujud kepercayaan masyarakat terhadap PWI sebagai lembaga yang terus menjaga integritas, kolaborasi, dan kebermanfaatan sosial,” tegas Aldho.
Ia melanjutkan, kegiatan ini adalah “denyut nadi” agenda tahunan PWI Kota Bogor, yang tak hanya menjalin sinergi antar lembaga, tetapi juga “menancapkan akar” peran sosial insan pers di tengah masyarakat.
“Semoga semangat berbagi ini membawa keberkahan bagi semua. Dan semoga ini menjadi awal yang baik untuk semakin banyak kolaborasi kebaikan ke depan, karena tanpa kolaborasi dan sinergi semua pihak mustahil Kota Bogor menjadi kota yang diimpikan semua orang,” imbuhnya.
PWI Kota Bogor membuktikan, organisasi wartawan tak hanya “berkutat di bilik redaksi” atau medan peliputan. Mereka juga “hadir sebagai mercusuar” di tengah masyarakat, menggerakkan roda kegiatan sosial dan keagamaan.
“Di tengah era informasi digital, kehadiran insan pers yang peduli dan responsif terhadap nilai-nilai kemanusiaan adalah kunci untuk menjaga relevansi dan kepercayaan publik,” ujar Aldho.
Kehadiran para tokoh penting turut menjadi “pelengkap harmoni” acara ini. Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Wakil Walikota Jenal Mutaqin, dan sejumlah petinggi DPRD serta OPD, hingga sesepuh wartawan, turut menyaksikan proses penyembelihan.
“Kami haturkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah hadir menyaksikan penyembelihan hewan kurban ini, semoga kita semua diberikan keberkahan,” ucap Aldho, seraya menyaksikan ratusan paket daging kurban yang siap menjadi “untaian kebahagiaan” bagi masyarakat dan keluarga besar wartawan.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, turut memberikan pandangannya. Menurutnya, berkurban di hari raya ini adalah “jembatan kebersamaan” untuk berbagi, sekaligus “tangkai ketakwaan” yang kokoh kepada Allah SWT.
“Saya pikir semua yang dilakukan ini dalam rangka menunjukkan ketakwaan kita kepada Allah SWT yang tidak lain adalah keinginan umat muslim, umat Islam memberikan satu posisi penting di mana kalau kewajiban untuk berkurban ini bisa dilaksanakan oleh seluruh umat. Dengan begitu, kita hadir meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” kata Dedie.
Ia juga mengapresiasi PWI sebagai “mitra strategis” pemerintah kota, berharap insan pers terus “guyub dan kompak” dalam membangun Kota Bogor.
Delapan hewan kurban itu, “simbol kemurahan hati” yang terkumpul dari berbagai pihak, termasuk Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Wakil Ketua 1 DPRD Kota Bogor Rusli Prihatevy, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Bogor Safrudin Bima, Ketua Fraksi Demokrat Solidaritas Indonesia DPRD Kota Bogor Subhan, Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi, Perumda Tirta Pakuan, dan CEO Kapalang Mister Gus Aang.
Semuanya bersatu padu, mengukir “kisah inspiratif” tentang solidaritas dan kebaikan yang tak lekang oleh waktu.
Editor : B. Supriyadi
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































