Irwan Mussry, Suami Maia Estianty Terlibat Kasus Gratifikasi Eks Kepala Bea Cukai Yogyakarta

Irwan Mussry
Irwan Mussry.

TIMETODAY.ID –  Suami Maia Estianty, Irwan Mussry, diduga terlibat dalam kasus gratifikasi yang melibatkan mantan Kepala Bea Cukai Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Eko Darmanto.

Nama Irwan Mussry disebut oleh jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Luki Dwi Nugroho, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa, 14 Mei 2024.

Dalam persidangan tersebut, Luki menyebutkan beberapa nama pengusaha dalam dakwaan gratifikasi terhadap Eko Darmanto, termasuk Irwan Mussry. Sebelumnya, Irwan Mussry diketahui telah dipanggil oleh KPK untuk diperiksa oleh tim penyidik pada Rabu, 20 Agustus 2023.

Advertisement

Saat itu, Irwan mengaku ditanyai oleh penyidik KPK mengenai masalah ekspor impor terkait dugaan penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan Eko Darmanto. Selain kasus ini, Irwan Mussry dikenal sebagai suami dari selebritas Maia Estianty dan seorang pengusaha sukses.

Siapa Irwan Mussry? Berikut adalah profil dan perjalanan kariernya.

Baca Juga :  Nyamar Sebagai Debt Collector, Komplotan Perampasan Motor di Bogor Diringkus Polisi

Profil Irwan Mussry

Irwan Danny Mussry lahir di Surabaya pada 15 November 1962. Ia adalah anak dari Charles Mussry, seorang keturunan Yahudi-Irak yang menjadi pejuang kemerdekaan dalam pertempuran Surabaya dan pengusaha bengkel. Ibunya bernama Djoedjoek, berasal dari Madiun.

Irwan Mussry pernah menikah dengan Tri Hanurita, anak mendiang Sudwikatmono, salah satu konglomerat Indonesia, tetapi pernikahan mereka berakhir. Pada 29 Oktober 2018, ia menikahi Maia Estianty, mantan istri Ahmad Dhani, di Tokyo, Jepang.

Sejak kecil, Irwan Mussry sudah tertarik dengan dunia bisnis dan bercita-cita menjadi pedagang. Dari pengakuannya, ia selalu senang mendengar cerita ayahnya yang merupakan pebisnis ulung.

Saat sekolah, ia tidak fokus pada pelajaran karena pikirannya hanya tertuju pada “I like to make money”.

Pada usia 13 tahun, Irwan berhasil mendapatkan uang dari kerja kerasnya. Selama pekerjaan tersebut halal dan menghasilkan, ia akan melakukannya.

Bisnis yang digelutinya saat ini bukanlah warisan dari orang tuanya, melainkan usaha yang ia rintis dari nol dengan kerja kerasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Minta Pemkab Berbagi Beban Dengan Pemprov Jabar Atasi Polemik Lalu Lintas di Parungpanjang

Setelah lulus SMP, ia pindah ke Amerika Serikat (AS) dan melakukan berbagai pekerjaan mulai dari pembersih jendela hingga manajer di sebuah perusahaan.

Pada 1978, Irwan kembali ke Indonesia dan mulai memikirkan bisnis apa yang bisa dikembangkan. Dari semua peluang yang ada, ia memilih bisnis jam tangan.

Keputusan ini didasarkan pada modal jaringan yang baik dengan teman-teman orang tuanya dan keberuntungan memiliki partner untuk bekerja sama dalam usaha tersebut.

Berkat usahanya, kini Irwan Mussry menjadi CEO PT Time International dan pemegang hak retail merek jam tangan di Indonesia. Selain itu, ia juga menjadi pengisi acara dalam program “Juragan Jaman Now”. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

=========================================================