KEMATIAN NASIHAT TERBAIK BAGI KITA YANG MASIH HIDUP

HERU_OPINI
Heru B Setyawan penulis opini. (FOTO : IST)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

KITA semua adalah Camat (Calon Mati) sehingga ada syair lagu berjudul Dunia Sementara Akhirat Selamanya yang sangat popular dari Ustadz Derry Sulaiman yang mantan rocker tapi alhamdulillah sekarang sudah tobat.

Lirik lagunya adalah sebagai berikut: Wahai manusia, Jangan engkau tertipu daya, Oleh dunia yang fana, S’bagai tempat ujian bagi kita, Dunia Sementara, Akhirat s’lama-lamanya, Orang kaya mati, Orang miskin mati, Raja-raja mati, Rakyat biasa mati.

Advertisement

Semua pergi menghadap ilahi, Dunia yang dicari,Tak ada yang berarti, takkan dibawa mati, Wahai manusia, Jangan engkau tertipu daya, Oleh dunia yang fana, S’bagai tempat ujian bagi kitai. Dan kembali ke ref lagi.

Sungguh lirik lagu ini sangat mudah dicerna oleh semua kalangan masyarakat bawah sampai atas dan sangat mengena di hati pendengarnya. Ya maklum karena liriknya dibuat oleh orang yang sudah tobat nasuha dengan sebenarnya.

Baca Juga :  SOLUSI MEMBERANTAS CORET CORET PELAJAR DI KOTA BOGOR

Kita selama ini banyak bermaksiat dengan santainya, dapat nasihat dari orang tua, saudara, teman dan para alim ulama tidak kita terima.

Tapi dengan adanya kematian yang dialami oleh orang yang kita cintai, harusnya itu menjadi nasihat yang terbaik bagi kita yang masih hidup ini, karena kita kan Camat (Calon Mati).

Jadwal kematian kita itu semakin hari semakin dekat, bukan semakin jauh ya kan! Maka dari sekarang kita harus menyiapkan bekal yang terbaik yaitu ketaqwaan untuk menghadapi kematian yang pasti akan kita alami semua.

Silahkan simak terjemahan Al Qur’an Surat Al-Munafiqun ayat 11 yang berbunyi “Dan Allah tidak akan menunda (kematian) seseorang apabila waktu kematiannya telah datang. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan”

Kita mau mudik pulang ke kampung kelahiran kita saja, menyiapkan bekal yang terbaik. Dari jauh-jauh hari sudah persiapan menabung, beli tiket, beli oleh-oleh, hadiah untuk orang tua dan saudara serta  perlengkapan lainnya.

Baca Juga :  Selama Ramadan 1445 H, Indocement Selenggarakan Berbagai Kegiatan

Apalagi ini persiapan untuk kematian yaitu pulang ke kampung akhirat, maka harusnya lebih gas pol lagi dari persiapan pulang ke kampung kelahiran kita ( mudik).

Mudik hanya beberapa hari, tapi pulang ke kampung akhirat adalah selamanya, seperti lirik lagu di atas.

Baik kita ulangi lagi lirik lagu di atas agar mengena di hati kita semua yaitu: Orang kaya mati, Orang miskin mati, Raja-raja mati, Rakyat biasa mati.

Ayo belum terlambat kita dalam mempersiapkan bekal terbaik yaitu ketaqwaan untuk mempersiapkan pulang ke akhirat. Jayalah Indonesiaku. ***

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp TIMETODAY WA CHANNEL

=========================================================