PPKM Resmi Dihentikan. Bagaimana Dengan Bansos di Kota Bogor? Ini Kata Luhut

PPKM
Pemerintah Kota Bogor melakukan rapat koordinasi terkait pemberhentian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di di Paseban Narayana, Balai Kota Bogor. Foto : Istimewa.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah akhirnya menghentikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai Jumat (30/12/2022) lalu.

Dalam rapat koordinasi  (rakor) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang digelar secara virtual, Senin (2/1/2023) di Paseban Narayana, Balai Kota Bogor, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menyebut pemberhentian PPKM tentunya dengan berbagai pertimbangan, diantaranya memperhatikan situasi pandemi yang terkendali, tingkat imunitas yang tinggi, kesiapan fasilitas kesehatan yang baik, pertumbuhan ekonomi yang cepat.

Sejumlah arahan disampaikan pemerintah pusat, salah satunya terkait vaksinasi agar tidak berhenti dan terus didorong.

Advertisement

Sementara, terkait bansos, bantuan vitamin dan obat-obatan tetap dijalankan atau dilanjutkan. Demikian juga satgas di daerah tetap dijalankan untuk berjaga-jaga. Status pandemi tetap berlaku sambil menunggu informasi dari WHO.

Baca Juga :  Sistem Merit Buat Kota Bogor Sabet Penghargaan Pengisian JPT

“Semua lapisan diminta untuk tetap dan harus waspada karena pandemi belum berakhir. Monitoring kasus dan vaksin booster harus terus di monitoring, peran masyarakat terus didorong untuk tetap menjaga penerapan protokol kesehatan,”kata Luhut.

Selain itu, sambung Lihut bantuan sosial agar tetap diberikan guna menjaga pemulihan ekonomi. Obat-obatan dan vitamin di berbagai fasilitas kesehatan harus tetap tersedia selama masa transisi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa, Pemkot Bogor pada prinsipnya sudah menjalankan beberapa persyaratan dan ketentuan sesuai arahan yang disampaikan pemerintah pusat.

Dengan demikian, Dedie berharap menjadi kontribusi Kota Bogor dalam upauya mempercepat penuntasan penangan Covid-19 di Indonesia.

Baca Juga :  Sosialisasi Empat Pilar Sebagai Media Penguat Kesadaran Berbangsa dan Bernegara

“Ini penilaian tentang Kota Bogor sangat serius dan sangat konsisten melaksanakan langkah-langkah dalam rangka percepatan penuntasan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” ungkap Dedie.

Sekadar informasi, hadir dalam kesempatan rakor tersebut di antaranya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor, Irwan Riyanto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bogor, Dody Ahdiat, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Freitas, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Kepala Bagian Kemasyarakatan, Adi Novan dan Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta.

=========================================================