TIME TODAY – Masalah obesitas tidak boleh diabaikan begitu saja. Pasalnya, obesitas ternyata mengundang banyak penyakit lain ke dalam tubuh. Mulai dari diabetes hingga risiko terkena kanker.

Baca Juga : Alica Schmidt Tampil Seksi

“Ada berbagai dampak kesehatan karena obesitas yang bisa dialami saat masa mendatang, makanya penanganan obesitas harus dilakukan secepatnya,” kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam Dicky L Tahapary dalam webinar, Rabu (24/3).

Advertisement

Berikut sejumlah penyakit lain yang bisa dialami oleh penderita obesitas.

1. Diabetes

Dicky mengatakan bahwa diabetes jadi penyakit paling umum yang dijumpai pada penderita obesitas. Orang dengan obesitas juga memiliki resiko 80-85 persen mengidap diabetes tipe 2.

Tubuh penderita obesitas bisa merangsang sel lemak dalam perut melepaskan bahan kimia “pro-inflamasi”. Senyawa ini membuat tubuh kurang merespon insulin yang dihasilkan sehingga gula darah (glukosa) dalam tubuh tidak terkontrol.

2. Penyakit jantung

Sebagaimana dilansir Hellosehat, penyakit obesitas dapat mempengaruhi kesehatan jantung. Obesitas bisa memicu lonjakan kadar kolesterol jahat LDL dan trigliserida, sementara kolesterol baik HDL berkurang.

Akibatnya tubuh bisa kelebihan LDL dan Trigliserida yang menyebabkan risiko penyumbatan pembuluh darah semakin tinggi. Jika jumlah kolesterol jahat terlalu banyak dalam darah, dapat menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit, kondisi ini mengakibatkan penyakit jantung.

Baca Juga :  PKJN RSJMM Bogor Gandeng Mahasiswa KKNT IPB University Periksa 19 Balita Stunting

“Penyumbatan pembuluh darah tidak hanya menyebabkan penyakit kardiovaskular atau jantung koroner, bisa juga menyebabkan stroke,” kata Dicky.

3. GERD

Dicky mengatakan penyakit GERD juga bisa terjadi karena obesitas. Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD adalah penyakit yang disebabkan oleh asam lambung yang berlebih. Pada GERD asam lambung bisa naik hingga ke kerongkongan dan menimbulkan berbagai gejala.

Seperti dikutip Healthline, GERD bisa terjadi karena obesitas. Berat badan berlebih meningkatkan tekanan pada perut, sehingga memicu asam lambung.

4. Radang sendi

Radang sendi atau osteoartritis menimbulkan rasa sakit dan kaku pada sendi. Penderita obesitas beresiko tinggi mengalami radang sendi karena berat badan berlebih memberikan tekanan pada sendi dan tulang rawan.

Kerusakan pada sendi juga dapat terjadi karena tubuh didorong menciptakan senyawa kimia akibat menahan beban lemak berlebih.

5. Infertilitas

Obesitas juga dapat mempengaruhi tingkat kesuburan seseorang. Sebabnya, kelebihan berat badan dapat mengakibatkan komplikasi serius yang mempengaruhi hormon dan fungsi organ reproduksi.

Baca Juga :  Mengenal Altitude Sickness yang Kerap Dialami Pendaki

6. Kanker

Obesitas juga dapat menyebabkan kanker. Orang dengan berat badan berlebih sering kali mengalami radang kronik yang dapat menyebabkan kerusakan DNA memicu kanker tertentu. Misalnya kanker lambung.

Menurut National Cancer Institute, Kelebihan berat badan juga bisa mengakibatkan peradangan kantung empedu kronis yang memicu kanker. Jaringan lemak berlebih pada tubuh penderita diabetes juga menghasilkan kadar estrogen berlebih yang memicu kanker payudara, kanker ovarium, dan kanker endometrium.

7. Sebabkan gangguan emosional

Selain itu, obseitas juga bisa mengakibatkan gangguan emosional seperti depresi, stres, cemas berlebihan (anxiety), dan tidak percaya diri.

Gangguan emosional pada penderita obesitas erat kaitannya dengan stigma masyarakat terhadap orang bertubuh besar.

Baca Juga : PBB Hanya Bisa Kaluarkan Kata Mengecam Soal Demo Berdarah Myanmar

“Untuk itu, perlu mengenal obesitas lebih jauh, cara mencegahnya pun mudah, cukup dengan konsumsi gizi cukup dan rajin berolahraga,” tuturnya. (bam/net)

=========================================================