Inisiasi Padat Karya, Dedie Rachim Diganjar Penghargaan detikJabar Award 2025

Dedie
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima penghargaan Tokoh Pemulihan Ekonomi Padat Karya dari detikJabar Award 2025 atas program padat karya yang menjangkau 1.700 peserta di 68 kelurahan. Foto: dok. Pemkot Bogor

TIMETODAY.ID, BOGOR — Inisiasi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dalam melakukan realokasi anggaran yang bersumber dari efisiensi anggaran untuk digunakan dalam program padat karya mendapatkan penghargaan dari detikJabar Award 2025.

Penghargaan sebagai Tokoh Pemulihan Ekonomi Padat Karya ini diserahkan langsung oleh Direktur Transmedia, Latief Handoko, kepada Dedie Rachim, dalam ajang detikJabar Award 2025 di Salak Heritage, Rabu (10/12/2025).

Program padat karya ini diluncurkan dua pekan setelah Dedie Rachim selesai menjalankan retreat di Magelang pada 28 Februari lalu.

Advertisement

Program tersebut kemudian diresmikan pada 14 April 2025 di Taman Langit dan dilakukan serentak di tiga kecamatan se-Kota Bogor.

Baca Juga :  Pesawat Trigana Air Berpenumpang Istri Pj Gubernur Papua Gagal Lepas Landas

Selanjutnya, program tersebut terus dilanjutkan hingga Desember 2025 dan telah menjangkau 68 kelurahan di seluruh kecamatan di Kota Bogor.

Hingga saat ini, program padat karya telah menjangkau 1.700 peserta dengan total anggaran sebesar Rp3,2 miliar, dengan tujuan meningkatkan rekrutmen ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, perempuan kepala rumah tangga, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang tercatat dalam data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dedie Rachim menyampaikan bahwa inisiasi ini merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi setiap kepala daerah untuk terus bekerja secara bertanggung jawab.

Baca Juga :  Seminar Internasional di Kota Bogor Jadi Ruang Pertukaran Ilmu Lintas Negara

“Dalam hal ini pemerintah ingin mempersembahkan kepada masyarakat hal-hal yang sifatnya produktif, termasuk pemulihan ekonomi padat karya. Karena itu, kami mengoptimalisasi anggaran melalui program padat karya, terutama untuk mengurangi permasalahan di masyarakat, seperti warga yang terkena PHK, pekerja rentan, dan sebagainya yang mengalami kesulitan ekonomi,” ujarnya.

Ia melanjutkan bahwa apa yang dilakukan pemerintah adalah untuk meringankan beban masyarakat.

“Ke depan, semua kebijakan yang akan diambil selalu didasarkan pada proses kajian mendalam agar tepat sasaran, apa pun anggarannya,” tegas Dedie Rachim.

***

Editor : Syafira

Sumber : Pemkot Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel