Bey Machmudin: Cap Go Meh Bogor Street Festival Itu Kayak Rendang, Khas Lokal Tapi Pantas Mendunia!

Cap Go Meh Bogor Street Festival
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin (tengah), memberikan pernyataan kepada media saat menghadiri Cap Go Meh Bogor Street Festival. Didampingi Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasarfi dan Ketua Pelaksana CGM, Arifin Himawan, Bey menegaskan bahwa festival ini mencerminkan keberagaman Indonesia dan memiliki potensi untuk dikembangkan ke level internasional. Foto : timetoday.id/B. Supriyadi.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Perayaan Cap Go Meh Bogor Street Festival tahun ini kembali menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai latar belakang budaya dan agama.

Acara yang berlangsung meriah ini mendapat apresiasi tinggi dari Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, yang hadir langsung di tengah-tengah euforia perayaan.

Bey Machmudin meminta festival ini bukan sekadar perayaan masyarakat Tionghoa, melainkan pesta rakyat yang mencerminkan keberagaman Indonesia.

Advertisement

“Saya sangat senang dan mengapresiasi kegiatan ini. Walaupun pelaksananya dari Vihara, tapi pesertanya berasal dari berbagai latar belakang Muslim, Kristen, Hindu, Buddha dan bahkan mereka datang dari berbagai daerah, seperti Minahasa dan Papua. Ini betul-betul miniatur Indonesia,” ungkapnya, Rabu (12/2/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bey juga menyoroti potensi besar yang dimiliki festival ini untuk semakin dikenal di tingkat global. Ia bahkan meminta Wali Kota Bogor untuk melanjutkan dan meningkatkan acara ini agar bisa menjadi agenda berskala internasional.

“Saya minta kepada Pak Wali Kota, tolong sampaikan kepada wali kota berikutnya agar festival ini ditingkatkan ke level internasional. Acara ini sudah sangat layak untuk itu, tapi tidak perlu diubah formatnya. Biarkan tetap seperti ini karena ini adalah ciri khas Bogor yang harus dipertahankan,” katanya.

Baca Juga :  Jawa Barat Perpanjang Status Siaga Bencana hingga April 2025 Akibat Cuaca Ekstrem

Bogor dan Tradisi Cap Go Meh yang Mendunia

Cap Go Meh sendiri merupakan perayaan hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek yang dirayakan komunitas Tionghoa di berbagai belahan dunia.

Di Bogor, perayaan ini berkembang menjadi sebuah festival jalanan yang tidak hanya menjadi ajang perayaan budaya, tetapi juga menjadi simbol persatuan dalam keberagaman.

Karnaval yang menampilkan barongsai, liong, tarian tradisional, dan atraksi budaya lainnya selalu menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya.

Keunikan dan keberagaman inilah yang membuat Bey Machmudin yakin bahwa Bogor Street Fest dapat menjadi ikon wisata budaya yang mendunia.

“Supaya Bogor lebih dikenal di dunia, festival ini bisa menjadi daya tarik utama yang menunjukkan wajah keberagaman Indonesia,” tambahnya.

Potensi Pariwisata dan Dampak Ekonomi

Cap Go Meh Bogor Street Fest tidak hanya menjadi ajang kebudayaan, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap sektor ekonomi dan pariwisata kota Bogor.

Ribuan wisatawan lokal dan mancanegara hadir setiap tahunnya, memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), hotel, restoran, serta industri kreatif lainnya.

Baca Juga :  Uji Coba Kantong Parkir Angkutan Tambang Parung Panjang Sukses Kurangi Kemacetan

Dengan upaya peningkatan ke skala internasional, diharapkan festival ini akan semakin menarik minat wisatawan dari berbagai negara dan memperkuat posisi Bogor sebagai destinasi wisata budaya.

Pemerintah daerah dan berbagai pihak diharapkan dapat terus bersinergi untuk menjaga keberlanjutan dan orisinalitas festival ini.

Menjaga Keberagaman, Menyatukan Bangsa

Dalam konteks sosial, festival ini menjadi bukti bahwa perbedaan dapat dirayakan dalam harmoni.

Di tengah tantangan kebhinekaan yang dihadapi Indonesia, perayaan seperti Cap Go Meh Bogor Street Fest menjadi cerminan semangat persatuan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Sebagai salah satu kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai pluralisme, Bogor telah menunjukkan bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, tidak mustahil jika suatu hari nanti Cap Go Meh Bogor Street Fest benar-benar menjadi agenda budaya yang mendunia. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel