Gempa Tektonik Guncang Kabupaten Bandung, Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa tektonik
Ilustrasi gempa bumi. Foto : freepik.com

TIMETODAY.IDGempa tektonik dengan magnitudo 4.2 dan 4 mengguncang Kabupaten Bandung. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa gempa tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan.

Daerah yang terdampak meliputi Desa Pangalengan, Sukamanah, Margamukti, Pulosari, dan Wanasari di Kecamatan Pangalengan, Desa Trumajaya di Kecamatan Kertasari, serta Desa Banjaran Wetan di Kecamatan Banjaran.

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyatakan bahwa akibat guncangan tersebut, dua masjid, tiga gedung sekolah, satu puskesmas, dan tiga rumah warga mengalami kerusakan.

Advertisement

“Kerusakan pada bangunan termasuk retakan pada dinding, bagian dinding yang rusak, dan kerusakan atap,” kata Abdul.

Baca Juga :  BMKG Ungkap Penyebab Terjadinya Gempa Sumedang

Data sementara dari tim Pusdalops BNPB juga mencatat bahwa tiga keluarga yang tinggal di tiga rumah yang rusak di Desa Pangalengan terdampak oleh guncangan tersebut.

Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat gempa tersebut. Tim penanganan dari BNPB terus memantau dan mencatat kondisi di lapangan.

Abdul juga menyatakan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung terus memantau dan mencatat wilayah yang terdampak gempa untuk melakukan upaya penanganan pasca gempa.

BNPB memberikan imbauan kepada warga Kabupaten Bandung dan sekitarnya untuk tetap waspada, terutama menghindari bangunan yang sudah retak karena dapat runtuh akibat gempa susulan.

Baca Juga :  JJB, KORMI dan Bogor Today Tebar 350 Takjil di Pakansari

Sementara itu, Teguh Rahayu, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, menjelaskan bahwa getaran gempa yang dirasakan berasal dari aktivitas sesar Garut Selatan.

Gempa pertama terjadi pukul 10.06 WIB dengan kedalaman empat kilometer, sedangkan gempa susulan kedua terjadi pukul 20.35 WIB dengan kedalaman 24 kilometer.

BMKG menegaskan bahwa gempa-gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami berdasarkan hasil analisanya. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

=========================================================