AHY Bakal Bongkar Bangunan Liar di Puncak Bogor

bangunan liar
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

TIMETODAY.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memutuskan untuk menegakkan keteraturan terhadap bangunan liar yang berada di sepanjang jalur Puncak, Bogor, yang rentan terhadap bencana.

Pernyataan tersebut dilontarkan AHY saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Cibedug, Ciawi, beberapa waktu yang lalu.

“Kami akan terus mempelajari dan memeriksa situasi ini, serta melakukan penegakan aturan sesuai dengan tata ruang yang seharusnya diterapkan,” ujar AHY.

Advertisement

AHY juga meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengidentifikasi bangunan-bangunan yang berada di daerah rawan bencana, seperti longsor atau gempa.

Baca Juga :  110.650 Kendaraan Tercatat Serbu Puncak Pada Malam Natal 2023

“Kami ingin memberikan pemahaman sebelum melaksanakan tindakan penertiban,” tambah AHY.

Selain itu, AHY juga mengingatkan tentang jalur Puncak yang merupakan akses penting menuju Bandung sebelum adanya Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang).

“Kami harus memastikan bahwa tidak ada pembangunan yang dapat membahayakan, karena hal itu dapat berdampak negatif bagi masyarakat sekitar,” kata AHY.

Di sisi lain, berdasarkan data dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, tercatat ada ratusan bangunan tanpa izin mendirikan bangunan (IMB) berupa lapak pedagang kaki lima atau warung prapat (warpat).

Baca Juga :  MUDIK MENDIDIK KITA UNTUK GAS POL SEKALIGUS SABAR DALAM HIDUP INI

“Sebanyak kurang lebih 503 bangunan teridentifikasi, di mana sekitar 88 di antaranya memiliki izin resmi. Selebihnya (415 bangunan) adalah bangunan liar,” ungkap Kepala Bidang Ketertiban Umum (Kabid Tibum) Satpol PP Kabupaten Bogor, Rhama Khodara. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

=========================================================