Pemkot Bogor Salurkan BSTT untuk RTLH Kepada 102 KK

BSTT
Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyalurkan Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT) untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat. Foto : timetoday.id

TIMETODAY.ID – Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menyalurkan Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT) untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat.

Melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim), buku tabungan BSTT diserahkan kepada 102 Kepala Keluarga (KK) penerima bantuan. Saldo dalam buku tabungan tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat bencana.

Bima, menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi RTLH yang rentan terkena bencana. Ia mengungkapkan bahwa dalam periode pertamanya sebagai Wali Kota, sudah ada 13 ribu RTLH yang menerima bantuan.

Advertisement

“Setiap hujan lebat saya tuh selalu deg-degan, kalau hujannya lebih dari satu atau dua jam pasti ada kejadian longsor atau banjir. Saya sedih kalau ada rumah warga yang hancur atau roboh. Karena itu Pemerintah Kota Bogor menganggarkan BSTT untuk membantu warga,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Baca Juga :  PT. PPE Di-PKPU-kan

TIMETODAY WA CHANNEL

Ikuti terus berita terhangat dari timetoday.id via whatsapp

Di periode kedua (2019-2024), dari target 20 ribu RTLH, sudah tercapai 28.295 RTLH. Meskipun total RTLH yang mendapatkan bantuan mencapai 31 ribu lebih, Bima Arya berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga Bogor dan meningkatkan kenyamanan hidup mereka.

“Karena sudah dialokasikan mudah-mudahan dibangun dengan baik, dijaga dan dirawat karena rumah yang layak bukan hanya bagus, tapi juga nyaman dan sehat,” katanya.

Kepala Disperumkim Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menjelaskan bahwa bantuan RTLH terbagi menjadi dua kategori, yaitu bantuan RTLH reguler dan bantuan RTLH dari BSTT.

Bantuan RTLH reguler yang dijanjikan Wali Kota sebanyak 20 ribu RTLH telah terlampaui dengan 28.295 penerima dan anggaran lebih dari Rp 296 Miliar.

Baca Juga :  BPBD Bogor Dirikan 8 Titik Pos Pengamanan Kesiapsiagaan Bencana

Sementara itu, untuk RTLH BSTT, 433 unit telah disalurkan, termasuk 102 KK yang menerima bantuan hari ini di enam kecamatan dengan anggaran lebih dari Rp 1 Miliar.

Juniarti Estiningsih menyebutkan bahwa proses pengajuan bantuan melibatkan langkah-langkah seperti pengajuan melalui RT/RW, pengumpulan administrasi, pendaftaran melalui aplikasi Sahabat, verifikasi oleh Disperumkim, dan penilaian langsung kondisi rumah oleh verifikator lapangan.

“Simbolis penyerahannya di Kecamatan Bogor Barat, karena di sini yang rumah-rumahnya paling banyak mengalami kerusakan akibat bencana,” ujarnya.

Bantuan BSTT ini berkisar antara Rp 5 Juta hingga maksimal Rp 20 Juta, tergantung tingkat kerusakan rumah.

Warga yang menerima bantuan diharapkan melibatkan pengawasan dari RT, RW, dan lurah serta memberikan laporan pertanggungjawaban setelah melakukan perbaikan rumah. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

=========================================================