Foto Anies Baswedan Beredar dalam Soal Ujian Siswa SMK

Anies Baswedan
Foto Anies Baswedan Beredar Dalam Soal Ujian. Foto : Istimewa.

BOGOR-TODAY.COM – Ujian siswa SMK di Lamongan, Jawa Timur menjadi perhatian karena menampilkan gambar calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, dengan sejumlah pertanyaan terkait dirinya.

Materi ujian untuk kelas XI di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Lamongan ini menampilkan foto Anies di bagian atas, diikuti oleh tiga pertanyaan dalam Bahasa Inggris.

Pertanyaan nomor 21 berbunyi, “He is Anies Rasyid Baswedan, he born in Kuningan west Java, he was born in academic families,” yang artinya, “Dia adalah Anies Rasyid Baswedan, dia lahir di Kuningan Jawa Barat, dia lahir dari keluarga akademik.”

Advertisement

Menanggapi itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Lamongan, Jawa Timur, Hidayat Rachman, mengonfirmasi temuan ini dan menginstruksikan penarikan seluruh naskah ujian yang sudah beredar.

Baca Juga :  Siapa Panglima Selanjutnya, Apakah TNI AD Lagi atau Giliran

Dia juga mengingatkan Kepala Sekolah lembaga pendidikan tingkat SMA/SMK untuk tidak melakukan hal serupa, dengan harapan agar semua pihak tetap netral sesuai aturan.

Hidayat menekankan pentingnya ketaatan aturan karena ASN di lembaga pendidikan di bawah Cabang Dinas Lamongan diharapkan untuk tetap netral sesuai peraturan.

“Iya benar. Saya pikir semua harus tegak lurus dengan aturan itu, semoga kejadian ini menjadi pelajaran dan koreksi bagi lembaga pendidikan yang lain supaya hal ini tidak terjadi lagi,” kata Hidayat, dikutip dari CNN Indonesia, Jumat, 15 Desember 2023.

Baca Juga :  Astagfirullah! Gegara Dengar Pengajian, Pria di Jaktim Serang Guru Ngaji

Sementara itu, Ketua Bawaslu Lamongan, Wijaya, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa Kepala Sekolah dan petugas tata usaha dalam kasus ini.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa soal ujian yang mengandung foto dan pertanyaan tentang Anies dibuat oleh seorang guru mata pelajaran Bahasa Inggris dengan inisial MU.

Meskipun demikian, Bawaslu menyimpulkan bahwa tidak ditemukan dugaan pelanggaran Pemilu dalam kasus ini.

“Kesimpulan dan analisis resmi Bawaslu terkait penyebaran foto Capres dalam naskah ujian diumumkan melalui keterangan resmi,” tutup Tony. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

=========================================================