Minggu, Desember 4, 2022
No menu items!
BerandaNasionalSiapa Panglima Selanjutnya, Apakah TNI AD Lagi atau Giliran

Siapa Panglima Selanjutnya, Apakah TNI AD Lagi atau Giliran

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Masa jabatan Jenderal Andika Perkasa sebagai panglima TNI tinggal sebulan lagi. Sosok pengganti Andika dipastikan merupakan salah satu kepala staf dari tiga matra yang ada saat ini.

Namun, berbagai spekulasi mencuat jelang pergantian, khususnya terkait pertimbangan ‘giliran’ matra untuk menjadi orang nomor satu di TNI.

Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat akan mengumumkan calon panglima TNI pengganti Andika.

Tetapi ia enggan membocorkan siapa yang akan dipilih Jokowi menjadi panglima TNI berikutnya. Andika diketahui akan memasuki masa pensiun saat tepat berusia 58 tahun pada 21 Desember 2022.

“Saya kira hak prerogatif Presiden itu. Nanti, Presiden kan masih belum memberikan pernyataan apa-apa, kita tunggu saja nanti presiden mengatakan apa mengenai pengganti panglima TNI,” kata Wapres Ma’ruf, Selasa (22/11/2022).

Dia meminta publik untuk bersabar menunggu pengumuman calon panglima TNI pengganti Jenderal Andika. Terkait kriteria pengganti Jenderal Andika, Wapres juga menilai hal tersebut merupakan hak prerogatif presiden yang akan diambil dari Kepala Staf Angkatan.

Baca Juga :  AHY Belum "Pede" Maju di Pilpres 2024

“Apakah ada perpanjangan atau tidak, siapa yang nanti akan (jadi panglima TNI), saya kira sabar saja kita menunggu, itu saya kira tidak akan lama lagi. Saya kira kriterianya jelas, bahwa diambil dari kepala staf angkatan, itu sudah jelas, siapanya itu hak prerogatif Presiden,” kata Wapres.

Jika merujuk pada undang-undang, maka pengisian calon panglima TNI berasal dari kepala staf tiga matra. Pertama, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Lulusan Akmil Tahun 1988 ini diangkat sebagai KSAD pada 17 November 2021. Dudung akan menghabiskan masa bhakti sebagai prajurit hingga 2023 mendatang.

Kedua, KSAL Laksamana Yudo Margono. Lulusan Akmil tahun 1988 ini diangkat sebagai KSAL sejak Mei 2020. Sama seperti Dudung, Yudo akan menyelesaikan masa bhakti hingga 2023.

 

Ketiga, KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo. Lulusan Akmil 1988 ini diangkat menjadi KSAU sejak Mei 2020.

Baca Juga :  Ini Lagu Terakhir Awak Nanggala 402 Sebelum Menghilang 

Marsekal Fadjar menyelesaikan masa bhakti hingga 2024 atau satu tahun lebih panjang dari KSAD dan KSAL.

Hingga kemarin, DPR belum kunjung menerima surat presiden (surpres) pencalonan panglima TNI pengganti Jenderal Andika. Seperti diketahui, Andika akan pensiun pada 21 Desember 2022.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, soal ketentuan pergantian matra untuk menjabat panglima TNI sebagai peraturan tidak tertulis boleh-boleh saja.

Tetapi, kata Dasco, panglima TNI dipilih atau ditunjuk disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang dilihat presiden.

“Bahwa ada ketentuan-ketentuan tidak tertulis itu boleh-boleh saja, kemudian dijadikan kebiasaan tetapi kembali lagi terpulang pada situasi dan kondisi seperti apa yang dibutuhkan pada saat ini,” ujarnya.

Dasco yakin Presiden Jokowi memiliki perhitungan sendiri dalam mengusulkan calon yang tepat dan sesuai dengan situasi dan kondisi hari ini.

Tinggalkan Balasan

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU