Minggu, Desember 4, 2022
No menu items!
BerandaDaerahDiduga Tabrak Aturan, Restoran Mie Gacoan Dilaporkan ke DPRD

Diduga Tabrak Aturan, Restoran Mie Gacoan Dilaporkan ke DPRD

TIMETODAY.ID, BOGOR – Sejumlah warga ungkapkan keluhan kepada DPRD Kota Bogor, atas dibangunnya restoran Mie Gacoan di Jalan Brigjen Saptaji, Kelurahan CIlendek, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Polemik soal kafe dan resto yang tak berizin itu menyisakan persoalan yang dirasakan langsung oleh warga.

Aduan warga ini disampaikan oleh Iank yang mengeluh tidak pernah dilibatkannya kepengurusan wilayah, unsur pemuda dan tokoh masyarakat sekitar dalam proses hadirnya restoran tersebut.

Sehingga, ia dan warga lainnya pun terkejut saat mendapati informasi bahwa akan dibangun restoran Mie Gacoan yang sampai saat ini diketahui belum mengantongi izin.

Baca Juga :  BPOM Bandung Mengamankan Empat Ribu Kosmetik Ilegal

Karena, menurut pengakuannya, dalam proses pengerjaan pembangunan,tidak adanya koordinasi dengan warga wilayah yang mengakibatkan terganggunya kenyamanan warga.

“Jadi keberadaan restoran tersebut Cendrung di dominasi oleh segelintir orang yang mementingkan kepentingan pribadi dan mengatasnamakan masyarakat,” kata Iank.

Bahkan, ia juga mengadukan soal kurangnya serapan tenaga kerja dari warga di sekitar lokasi restoran Mie Gacoan ini. Padahal sebelumnya pihak restoran sudah menjanjikan akan memprioritaskan warga sekitar untuk jadi tenaga kerja di restoran tersebut.

“Sebelumnya pihak resto sudah menjanjikan untuk wilayah sekitar akan diprioritaskan. Tapi sampai sekarang tidak jelas nasib kami bagaimana,” ujarnya.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Kunjungi Tanah Longsor di Cijeruk

Kehadiran resto yang dianggap tidak baik karena tidak memenuhi unsur perizinan, Iank pun khawatir jika nantinya kehadiran restoran tersebut akan berdampak buruk terhadap warga sekitar, khususnya anak muda.

“Bahkan dengan adanya restoran tersebut, semakin terganggunya akses keluar masuk kendaraan roda dua dan roda empat yang bersebelahan langsung dengan resto tersebut,” keluhnya.

Aduan warga ini pun diterima langsung oleh anggota Komisi I DPRD Kota Bogor, Mahpudi Ismail. Menurut Mahpudi, keluhan warga akan segera ditindaklanjuti oleh pihak Komisi I dalam rapat kerja nantinya.

Tinggalkan Balasan

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU