Keluarga
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor menggelar puncak acara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 29 dan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kabupaten Bogor di Gedung Auditorium Setda, Kabupaten Bogor, Kamis (28/7/2022). Foto : Dok. Diskominfo Kabuoaten Bogor.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Melalui momentum Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 dan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2022 tingkat Kabupaten Bogor, yang berlangsung di Auditorium Setda, Kamis (28/7/2022).

Pemerintah Kabupaten Bogor mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan berkomitmen terhadap pemenuhan kebutuhan dasar anak, perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan, serta menciptakan keluarga berkualitas melalui ketahanan keluarga.

Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengungkapkan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan tanggung jawab semua pihak termasuk masyarakat. Untuk itu dirinya meminta agar masyarakat lebih peka, peduli dan berkomitmen terhadap pemenuhan hak dan kebutuhan dasar anak, pembangunan ketahanan keluarga serta perlindungan anak.

Baca Juga :  Designer FridAulia Indonesia Turut Unjuk Karya di Pameran Foto Jurnalistik "Transisi"

“Agar keluarga di Kabupaten bogor menjadi sehat, bebas stunting, anak-anak kita terpenuhi gizinya, terlindungi tumbuh dan kembangnya, menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, tangguh dan berakhlak mulia,” tegas Iwan.

Dengan mengusung tema, keluarga bebas stunting, anak terlindungi, Indonesia maju, peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 dan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Bogor tahun 2022, diselenggarakan untuk mengingatkan kepada kita akan pentingnya ketahanan keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara.

Kegiatan ini juga untuk meneguhkan semangat dan komitmen semua pihak dalam melaksanakan amanah Undang-Undang nomor 35 tahun 2014  tentang Perlindungan Anak, mengupayakan pemenuhan hak anak untuk hidup, tumbuh berkembang, berpartisipasi sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Baca Juga :  Pengamat : Ade Yasin Korban Oknum BPK yang Meminta Uang ke Ihsan

“Kami juga senantiasa berupaya meningkatkan pelayanan dalam  perlindungan dan pemenuhan hak anak dan mewujudkan Kabupaten Bogor Layak Anak dengan mengintegrasikan segenap sumber daya di bidang kesehatan, pendidikan dan infrastruktur dan kolaborasi antar stakeholder,” ujar Iwan.

Untuk diketahui bahwa dalam pembangunan kesehatan keluarga, peningkatan gizi anak dan penanganan stunting, Pemkab Bogor telah berkomitmen untuk mencapai Zero Stunting atau Bogor Bebas Stunting (GOBEST) di tahun 2023.

Tinggalkan Balasan