TIME TODAY – Tidak ada kata terlambat untuk memulai hidup sehat sekaligus mendapatkan bentuk tubuh impian dengan diet. Walau sudah melewati kuarter pertama 2021, Anda masih bisa berkesempatan untuk melakukan perubahan.

Baca Juga : Alica Schmidt Tampil Seksi

Diet Pegan, menjadi diet yang paling tren di tahun 2021. Dikutip dari USA Today, kata ‘pegan’ mengalami peningkatan sejak tahun lalu dan terus meningkat dalam enam bulan terakhir. Diet ini kemudian jadi populer lantaran dianggap membuat seseorang untuk makan makanan utuh yang sehat, segar dan organik serta meningkatkan asupan nabati.

Sesuai namanya, diet pegan merupakan gabungan dari paleo dan vegan. Mengutip Healthline, menurut penciptanya, Dr. Mark Hyman, diet pegan meningkatkan kesehatan optimal dengan mengurangi peradangan dan menyeimbangkan gula darah. Namun, beberapa komponen diet ini tetap kontroversial.

Baca Juga :  Obesitas Picu Penyakit Lain, Diabetes hingga Kanker

Pola makan vegan adalah pola makan yang tidak mengonsumsi produk hewani seperti daging, telur, keju, yogurt dan gelatin dalam kesehariannya.

Sedangkan diet paleo adalah pola makan dengan cara meniru cara orang makan di era Paleolitikus 2,5 juta tahun yang lalu. Namun dalam diet ini, orang disarankan untuk makan daging dan produk olahannya.

Bukankah keduanya bertolak belakang? Diet pegan menggabungkan prinsip paleo dan vegan tetapi mendorong konsumsi daging. Meskipun kaya akan banyak nutrisi dari dari sayuran, lemak baik, kacang-kacangan dan biji-bijian yang dapat meningkatkan kesehatan optimal, diet ini mungkin terlalu ‘membatasi’ bagi banyak orang.

Baca Juga :  Bahan Alami Untuk Merawat dan Melembabkan Kulit Kering dan Kasar

Dokter menjelaskan bahwa makanan yang dikonsumsi saat diet pegan porsi sayur dan buah 75 persen sambil menghindari makanan berbahan dasar susu dan gluten.

Penekanan utama dalam diet ini diberikan pada sayuran dan buah, tetapi asupan daging dalam jumlah kecil hingga sedang, jenis ikan tertentu, kacang-kacangan, biji-bijian, dan beberapa polong-polongan masih diperbolehkan.

Gula, minyak, dan biji-bijian olahan tidak disarankan – tetapi masih dapat diperbolehkan dalam jumlah yang sangat kecil.

Yang harus dipahami, diet pegan tidak dirancang sebagai diet tipikal jangka pendek. Sebaliknya, ini dilakukan dalam jangka panjang dan berkelanjutan.

Baca Juga : Obesitas Picu Penyakit Lain, Diabetes hingga Kanker

 

Tinggalkan Balasan